Skip to main content

APPRI Akan Gelar Program Inkubasi Konsultan PR Batch 2 Mulai 13 September

 

Untuk diberitakan segera

JAKARTA, 1 September 2021 – Asosiasi Perusahaan Public Relations Indonesia (APPRI) akan kembali menggelar program inkubasi konsultan public relations (PR) secara online – APPRIentice  batch 2 – bagi sekitar 80 mahasiswa Ilmu Komunikasi dari 16 perguruan tinggi di Jawa-Bali tahun ini.

Berbeda dari sebelumnya, program yang akan berlangsung selama tiga bulan dari 13 September – 23 December akan menggandeng 16 universitas terpilih di Jawa  dan Bali, dimana dalam pelaksanaannya APPRI juga akan didukung oleh lulusan angkatan pertama APPRIentice tahun 2020 yang tergabung dalam APPRI Young Squad (AYS).

Program tahun ini telah disosialisasikan melalui roadshow secara daring kepada para mahasiswa dan Kepala Program Studi (Kaprodi) Ilmu Komunikasi dari 16 universitas di Jawa dan Bali. Acara sosialisasi tersebut mendapat sambutan baik dan para Kaprodi yang hadir menyatakan siap untuk mengirimkan para mahasiswa dari kampus masing-masing.

Dalam sambutannya pada kegiatan sosialisasi APPRIentice kepada para Kaprodi yang digelar dua kali yakni Senin (30/8) dan Rabu (1/9), Ketua Umum APPRI Jojo S. Nugroho mengatakan bahwa pada forum rektor tahun 2021 bulan lalu, Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya memfasilitasi mahasiswa belajar  pada siapapun, dimanapun, dan tentang apapun, termasuk pelatihan yang dilakukan oleh para praktisi dan pelaku industri.

“Kurikulum juga harus memberikan bobot yang lebih besar kepada mahasiswa untuk lebih belajar dari pihak praktisi dan industri. Pendidikan tinggi sangat perlu berkolaborasi dengan para praktisi dan pelaku industri,” kata Jojo.

“Sebagai pelaku industri, kami juga membutuhkan talenta-talenta terbaik dari perguruan tinggi supaya mereka siap untuk berinovasi di dunia profesional,” tambahnya.

Lebih lanjut, Jojo mengatakan bahwa sudah banyak perusahaan PR mulai membuka lowongan kerja untuk talenta-talenta baru, sehingga APPRI ingin posisi tersebut diisi oleh lulusan dari Jurusan Ilmu Komunikasi atau Public Relations.

Pada acara sosialisasi tersebut, Ketua Divisi Pendidikan dan Pelatihan APPRI Arya Gumilar, yang juga bertindak sebagai penanggungjawab program APPRIentice memaparkan teknis pelaksanaan program tersebut. “Tahun lalu, APPRIentice  melibatkan 11 C-level PR consultants yang merupakan pimpinan agensi PR dan pembicara tamu pada program pembekalan selama 5 hari,” kata Arya.

“Setelah mengikuti program pembekalan, lebih dari 50 peserta kemudian mengikuti program inkubasi selama 3 bulan dengan melibatkan 12 agensi PR dari APPRI,” imbuhnya.

”Di dalam program inkubasi tersebut, teman-teman mahasiswa akan mendapatkan mentoring dari para petinggi agensi dan terjun menghadapi real case.”

Peserta program APPRIentice batch 2 juga akan mendapatkan workshop secara intensif selama 5 hari dan dilanjutkan dengan program inkubasi di masing-masing agensi PR. Jika tahun lalu hanya melibatkan 12 perusahaan,  APPRIentice batch 2 ini akan melibatkan 16 perusahaan yang terdiri dari 15 agensi PR dan sebuah perusahaan start-up unicorn Indonesia.

“Tahun ini kami membatasi masing-masing universitas mengirimkan 5 mahasiswa, sehingga totalnya ada 80 peserta yang akan dibagi menjadi 16 tim dan kemudian akan diserap oleh 16 perusahaan-perusahaan tadi,” jelas Arya.

***

Narahubung APPRIentice:

Satria +62 821-3709-7447

Leave a Reply